wartaindonesiaonline.com – Sumut, Pelaku Halpian Sembiring Meliala (45) Tahun yang beralamat Johor Medan pengendara mobil menabrak sebuah motor yang parkir di depan swalayan pada tanggal (16-12-2021), sehingga korban berinisial FA yang berusia 17 tahun pemilik sepeda motor tidak menghiraukan masalah itu. dan ia hanya ingin keluar tapi di halangi oleh pemilik mobil tersebut. dan tak lama kemudian si pemilik mobil langsung memberikan tunjangan terbaik nya dan tak segan segan melepaskan tinjuan atau pukulan maut nya sebanyak 5 kali berturut-turut tanpa perlawanan sehingga korban mengalami trauma yang disebabkan oleh pelaku

Pelaku diketahui merupakan Wakil Pembina Satgas PDIP Sumut. Dia ditangkap dan diamankan di salah satu cafe di johor dan langsung dibawa ke Mapolrestabes Medan pada Kamis, 25 Desember 2021. Akan tetapi, Polisi terkesan mengistimewakan pelaku penganiayaan terhadap pelajar tersebut.

Hal itu terlihat pada jumpa pers di Polrestabes Medan, Halpian Sembiring Meliala (45) Tahun bahkan tidak mengenakan baju tahanan atau tersangka seperti yang biasa dipakaikan kepada para pelaku tindak kriminal saat dihadapkan ke sejumlah awak media.

Halpian Sembiring Meliala (45) pun dinyatakan tidak dipenjara atas perbuatannya tersebut.
Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Kompol M. Firdaus mengatakan pelaku tidak ditahan dan hanya wajib lapor. Alasan tidak ditahannya Halpian Sembiring Meliala, Polisi beralasan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun penjara.
Meski tidak ditahan dan wajib lapor, berkas perkara tersangka tetap akan dilanjutkan ke kejaksaan. Sementara Riko Sunarko memastikan bahwa Halpian Sembiring Meliala terancam paling singkat hukuman 3 tahun 6 bulan penjara. Dan denda paling banyak 72 juta rupiah ungkapnya.

AR/PWRI LABUHANBATU

Baca Juga  FORMASU JAKARTA Anugerahi Penghargaan Pada Kapolda Sumut Berhasil Gebyar Inisiasi Vaksinasi Di Sumater Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here