Warta Indonesia – Deli Serdang, Berdasarkan surat Bupati Deli Serdang No: 440/4595 tanggal 31 desember 2021. Pada point nomor 2 berisikan tentang  Kewajiban siswa usia 6 tahun keatas untuk mengikuti vaksinisasi berdasarkan Surat Derektur jendral pencegahan dan pengendalian penyakit kementrian kesehatan republik indonesia Nomor : sr.01.02/4/3309/2021,tanggal 13 desember 2021 dan surat direktur jendral pencegahan dan pengendalian penyakit kementrian kesehatan republik indonesia Nomor : SR.02.06/165/2022 tanggal 04 januari 2022 perihal penyampaian keputusan mentrikesehatan tentang vaksinisasi Covid 19 pada anak usia 6-11 tahun dengan ketentuan, Melampirkan persetujan orang tua ,Didampingi orang tua saat vaksin dan Membawa Photo copy kartu keluarga. Sementara itu Siswa yang belum divaksin tidak dibenarkan mengikuti pembelajaran tatap muka.
Merujuk Edaran Menteri Kesehatan tersebut, kepala dinas pendidikan kabupaten Deli Serdang Yudi Hilmawan,SE.MM Mengeluarkan surat  Nomor : 800/209.SKR/2022 dengan prihal : Percepatan Capain Vaksinisasi. agar seluruh siswa SD usia 6 -11 tahun agar segera di Vaksin. Yang berfungsi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan agar aktif pembelajaran tatap muka 100 %.
 Sekolah Dasar Negeri 107416, dusun V desa sugiharjo kecamatan batang kuis kabupaten Deli serdang.  Pada Rabu  19 januari 2022 Telah melaksanakan Vaksin kepada siswa kelas 1 – 6  pada pukul 09.00 WIB  yang di hadiri oleh seluruh para guru, utusan koramil,utusan polsek dan yang melakukan penyuntikan vaksin oleh tenaga kesehatan dari puskesmas kecamatan batang kuis. Menurut pantauan wartawan pelaksanaan vaksin  berjalan dengan  Lancar tanpa ada kendala.
Seluruh masyarakat dusun V desa sugiharjo kecamatan batang kuis yang anaknya bersekolah di SDN tersebut antusias mengikuti pelaksanaan vaksin , diantara peserta vaksin adalah murid kelas 3  yang bernama  Addar Quthni Raditya, meskipun merasa ketakutan tapi tetap ingin di vaksin, sebab menurutnya vaksin dapat membunuh Virus Covid 19
“Demi membunuh Covid abg mau divaksin, karena abg sudah kangen dengan teman teman untuk belajar bersama” ujar Anak tesebut pada saat di wawancarai.
Kegiatan vaksin ini akan terus digenjot mulai dari sekolah negeri kemudian kesekolah swasta, sebagai salah satu syarat agar bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. (Red/Pras)
Baca Juga  Designer fashion show kicks off Variety Week

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here