Warta Indonesia – Aceh Utara, Diduga akibat pembuangan air limbah PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Keude Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara mengakibatkan bibit ikan mati terdampar dipinggir Pantai.

Rabu (09/02/2022) informasi dari Masyarakat sekitar, mengirim vidio dan foto melalui Whatshap, awak media mencoba mengkonfirmasi kebenaran adanya ikan mati dengan Panglima Laot dan SVP Sekper & Tata Kelola PT Pupuk Iskandar Muda Saifuddin Noerdin.

Panglima Laot Wilayah Kecamatan Dewantara Naharuddin M.Piah saat dikonfirmasi Media ini mengatakan,” Saya belum tau soal masalah ini, tapi coba saya cek dulu kelokasi,” ungkap Panglima Laot.

Saifuddin Noerdin Sekretaris Perusahaan PT PIM saat dikonfirmasi via Whatshap mengatakan,” Terkait hal tersebut sedang kita tangani, untuk info lebih lanjut mohon dapat berkoordinasi dengan Humas PIM. Demikian bang Terimakasih,” ungkap Saifuddin.

Assisten Vice President Humas Dedi Ikhsan saat dikonfirmasi via Whatshap menyampaikan,” PIM sedang melakukan penanganan limbah secara maksimal dan melakukan koordinasi, demikian informasi sementara, info berikutnya akan kami sampaikan kembali Terimakasih,” tutur Dedi

Media ini langsung mengkonfirmasi dengan Kepala DLHK Kabupaten Aceh Utara, apa yang akan dilakukan oleh pihak Dinas Lingkugan Hidup dan Kebersihan jika memang benar bibit ikan yang mati akibat Limbah dari PT PIM. Ibrahim Cut Mengatakan,” Kita tidak bisa menduga-duga, kita bentuk tim dulu untuk verfikasi ke lapangan, dan kita akan lihat hasilnya baru kita bisa ambil tindakan,”Tutup Cut Ibrahim.(Fadly P.B)

Baca Juga  MTQ Sumut ke-38 : Persaingan di Cabang Perguruan Tinggi Makin Ketat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here