Warta Indonesia, OPINI – Murid-murid yang berprestasi dihasilkan oleh sekolah yang berkualitas. Untuk bisa menciptakan sekolah berkualitas dan maju ada banyak faktor pendukungnya yang harus di persiapkan terutama dan yang terpenting adalah Karakteristik dan kualitas seorang guru, fasilitas, lingkungan dan yang terakhir adalah sosok pemimpin atau kepala sekolah, kepala sekolah harus bisa berpikir inovatif agar sekolahnya maju.

Kenapa harus kepala sekolah…??

Karena kepala sekolah adalah pemimpin sekaligus manajer yang sangat menentukan sukses atau tidaknya di sebuah sekolah, terutama Dalam nangatur manajemen, baik itu keuangan, Kedisplinan dan penataan sarana prasarana, sosok kepala sekolah itu haruslah bisa meningkatkan produktivitas sekolah itu sendiri yang dilihat dari prestasi siswa dan mutu serta kualitas hasil kelulusan anak didiknya.

Tak heran kalau akhirnya tugas kepala sekolah itu berkaitan dengan program kerja, termasuk menyusun RKS (Rencana Kerja Sekolah) dan RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah). Karena itu sengat penting agar sekolah itu bisa maju dan memiliki tujuan, untuk mencetak generasi bangsa berkualitas yang mampu bersaing menurut situasi dan kondisi perkembangan zaman, dan kepala sekolah haruslah menjadi pribadi yang inovatif. Tanggung jawab dan mampu menciptakan perubahan sesuai dengan tujuan dan maksud Pendidikan itu sendiri, dengan cara harus selalu melakukan evaluasi diri sendiri dan saling berdiskusi dengan kepala sekolah lain, yang telah mampu menciptakan kemajuan, keunggulan serta prestasi-prestasi anak didiknya, itu merupakan kunci utama untuk memajukan sekolah.

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007, dipaparkan lima kompetensi standar kepala sekolah atau madrasah. Kelima kompetensi itu adalah kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Lantaran berperan besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kepala sekolah haruslah memenuhi kelima kompetensi di atas.

Baca Juga  Hlenora Meminta Bupati Aceh Utara Non Aktifkan Geuchik Tervonis 10 Bulan Penjara

Berdasarkan kelima kompetensi di atas, Saya T. Muhammad Raja Pemuda Pemerhati Pendidikan Aceh, Menuliskan Sebuah Opini, yang berjudul: 5 Metode dan Inovasi Cara Agar Kepala Sekolah Bisa Mengubah Kualitas Mutu Pendidikan di Aceh

(Berikut ini adala 5 metode dan inovasi yang Mungkin Harus Dilakukan Oleh Kepala Sekolah untuk Memajukan Sekolahnya)

1. Inovasi Kurikulum

Supaya kualitas akademis dan Psikis murid bisa seimbang, kepala sekolah harus dapat melakukan inovasi dengan cara mengubah kurikulum yang ada dan memandukan dengan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, sehingga murid-murid memiliki keseimbangan pemahaman antara ilmu dan akhlak yang terpuji.

2. Inovasi Pengelolaan Fasilitas

Pengelolaan fasilitas menjadi inovasi yang wajib dilakukan kepala sekolah, melalui kerjasama antara pihak sekolah dan orangtua siswa (komite sekolah), demi terciptanya keharmonisan dan menghindari, dugaan-dugaan penyimpangan penggunaan Dana Bos di sekolah tersebut.

Dan menciptakan sarana dan prasarana yang berkualitas. Dengan cara melubi memohon bantuan kepada dinas terkait, dan Komite atau wali murid, Beberapa contohnya seperti pembangunan gedung, laboratorium baru sampai komputerisasi dan berbagai kebutuhan sekolah mobiler dan lain sebagainya kebutuhan sekolah.

3. Inovasi Keuangan

Trik yang paling ampuh menurud cerita beberapa kepala sekolah, untuk konsep inovasi pengelolaan keuangan yang bisa dicontohkan dan diterapkan oleh kepala sekolah adalah self managing school. Lewat konsep itu, kepala sekolah bisa mencoba melakukan dalam pengelolaan keuangan, melibatkan bawahannya agar pengelolaan keuangan sekolah bisa maksimal. Misalkan saja pos pengeluaran dipegang satu staff khusus Atau bendera, sementara pembelanjaannya diserahkan ke guru dan karyawan lain, berdasarkan kebutuhannya masing-masing, sehingga tercipta open management yang supur transparansi.

4. Inovasi Pembelajaran

Kepala sekolah tentu ingin sekolah yang dipimpin bisa menghasilkan lulusan berkualitas. Agar terwujudnya, sekolah yang favorit bagi siswa dan masyarakat sekitar, kepala sekolah harus berkoordinasi dengan para guru agar strategi pembelajaran di kelas menjadi inovatif. Dan untuk terwujudnya belajar konvensional di mana guru harus berdiri didepan menerangkan metode-metode pembelajaran dengan jelas tegas dan keras terus bisa di dengar oleh semua siswa. Kembangkan model rotation class, team teaching, setiap lguru bidang studi dan guru kelas.

Baca Juga  Mendukung Langkah KPK dalam Menciptakan Lagu Mars KPK

5. Inovasi Pengelolaan Murid dan Guru

Kunci untuk inovasi ini bisa dimulai dari proses penerimaan siswa dan guru serta membenahi kebiasan para guru selama ini yang mengasih tugas kepada siswa, terus guru ngumpul di ruang guru.

Dimana saat penerimaan siswa baru, sekolah melakukan seleksi ketat dengan menerapkan standar khusus. Sama halnya dengan merekrut guru baru, lakukan dan tuntut profesionalnya, meminta guru baru untuk membuat satu contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan melakukan pembinaan serta pelatihan sehingga para guru nantinya bisa melangsungkan ide-ide inovatif dari sang kepala sekolah.

Agar terciptanya lembaga pendidikan dan sekolah yang pada akhirnya menjadi sebuah proses hasil dari kerjasama atara Kepala sekolah. Guru.komite dan masyarakat atau Wali murid.

kepala sekolah tentunya harus berperan penting, dalam menciptakan kemajuan, keharmonisan dan kedisplinan di sebuah sekolah, Karena itu kepala sekolah harus giat mempelajari beberapa ide-ide untuk mengembangkan, agar bisa menciptakannya pendidikan Indonesia yang makin berkualitas.(*)

Penulis Oleh: T. MUHAMMAD RAJA
(Pemuda Pemerhati Peduli Pendidikan Aceh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here