PW. Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Laksanakan kegiatan Bedah Buku “Pesona Orang Ternama Sumatera Utara “

Warta Indonesia – Medan, Bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Jln. Wiliem Iskandar Pasar V Deli Serdang, Senin (14/2/2022) dilaksanakan bedah buku dengan tema”Pesona Orang Ternama Sumatera Utara.

Bedah buku ini diprakarsai Oleh Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Sumut. Kegiatan ini dalam rangka konsolidasi pengurus sekaligus merancang program kerja 2022/2023 ujar Ketua PW. ISMI Sumut, Dr. H. Abdul Rahim, M. Hum dalam sambutannya.

Acara bedah buku ini menyuguhkan narasumber sekaligus penulis buku Pesona Orang Ternama Sumatera Utara, Dr. Yanhar Jamaluddin, MAP. bersama Dr. Sofwan Hadi Umri dan Syafrial Pasha.

Dekan FEBI Dr. M. Yafiz, MA, menyampaikan perlunya sinergi antar lembaga untuk meningkatkan intelektual anak bangsa, khususnya anak melayu Sumatera Utara. Sebagai kampus yang menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Islam, FEBI UINSU membuka diri untuk bekerjasama dengan ISMI Sumatera Utara yang merupakan lembaga tempat berhimpunnya para sarjana denganidentitas melayu yang identik dengan islam.

Yanhar dalam paparannya, pemilihan tokoh ternama Sumatera Utara yang dikemas dengan apik dalam judul “Pesona Orang ternama Sumatra Utara ” menghimpun 25 tokoh dari berbagai agama, golongan dan bidang profesi yang disandangnya dalam perjuangan dan darma bakhtinya di Sumatera Utara khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Pemilihan dan pengangkatan tokoh dalam dunia literasi ini cukup solid dan ketat untuk dipertimbangkan dari berbagai sudut pandang. Namun, karya buku yang telah dihasilkan para tokoh tersebut menjadi pertimbangan utama disamping pertimbangan lain seperti dedikasi, aktualisasi dan agenda aksi yang telah mereka sumbangkan dalam kemaslahatan masyarakat Sumatera Utara, ujar Yanhar.

Sedangkan Syafwan Hadi Umry , sistem nilai Melayu dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu: agama, adat dan bahasa yang digunakan.
Dalam konteks inilah dapat dilihat identitas Melayu dan perbedaan antara budaya Melayu dengan budaya lain. Kekuatan Melayu terletak pada kekuatan dakwah tertumpu pada tarbiyah, dimana berdiri Kesultanan disana akan berdiri maktab sebagai saranan pendidikan.

Baca Juga  Kapolres Tapanuli Selatan Adakan Konferensi PERS Terkait Kasus Kekerasan Anak Di Paluta

Sambutan Wakil Gubernur Sumatera Utara ,H Musa Rajeckshah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Buku ini punya daya tarik luar biasa, banyak bercerita tentang tokoh – tokoh agama, ulama yang menjadi panutan, suku melayu ini salah satu suku yang ada di sumut dan menjadi tanggung jawab kita untuk ikut melestarikan suku Melayu.

Hari ini kami senang dengan peluncuran buku berjudul Pesona Orang Ternama karya Dr. Yanhar Jamalludin MAP dan Dr. Shafwan Hadi Umry dan Syahrial Pasha yang berisi mengenai tokoh-tokoh Melayu yang kisah hidupnya sudah melegenda hingga ke kancah internasional.

Saya dengar tadi dari pak Yanhar nanti sampai 3 jilid buku ini.
Di dalam buku ini banyak menceritakan mengenai Tokoh Melayu diantaranya Syekh Abdul Wahab Rokan, Syekh Hasan Ma’sum, Tengku Nurdin dan tokoh Melayu lainnya.

Buku ini menjadi sallah satu upaya merawat ingatan mengenai sejarah-sejarah tokoh melayu. Kita harapkan dengan hadirnya buky Pesona Orang Ternama ini, kita khususnya generasi muda bisa mengenal dan paham perjuangan para pendahulu tokoh melayu, yang tak hanya berjuang untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk kepentingan bangsa.

Tiga orang pembedah yaitu: Prof. H. M. Hatta, Dr. Phil Ichwan Azhar, dan Prof. Pujiati Chalid menyoroti. M. Hatta, dari judul bukunya saja sudah menakjubkan, dilanjutkan beliau kita sebagai orang Melayu kalau mau besar, mari saling membesarkan ujarnya.

Sebagai sejarawan Ichwan menyoroti dalam buku ini agar legenda jangan ditampilkan di depan kecuali legendaris.
Tokoh Melayu tidak musti orang Sumut saja sebut Ulama besar Buya Hamka beliau layak disebut tokoh Melayu, karena Buya Hamka sendiri pernah berdomisili dan berkiprah di tanah Deli dan masih banyak lagi tokoh-tokoh yang perlu menjadi perhatian penulis ujar Ichwan Ketua Pusat Studi Sejarah dan Ilmu -ilmu Sosial Unimed ini.

Baca Juga  Koordinator PPMD Kemendesa PDTT Buka Bimtek Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Se Kabupaten Paluta

Sedangkan Prof. Pujiati Chalid merasa bangga bahwa dua tokoh perempuan masuk dalam Pesona Orang Ternama ini, beliau berharap penulis akan memunculkan tokoh -tokoh wanita yang berkiprah dalam memajukan Sumut baik dikancah nasional bahkan diakui di dunia internasional ujar Pujiati.

Ketua PB ISMI, Tengku Erry Nuradi , sangat apresiasi di ISMI banyak potensi Guru Besar, Dr dan ini menjadi yang dahsyat.
Dilanjutkan T. Erry bahwa perihal rencana PB ISMI ingin membuat buku berjudul orang-orang ternama melayu di Nusantara yang termotivasi dari buku pesona orang ternama di Sumut. (r/Aziz)

Komentar

Top News