Warta Indonesia – Tanjung Morawa, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia(PWRI) Sumatera Utara, Edi Syahputra, mendesak pihak kepolisian untuk menutup lokasi game zone atau judi tembak ikan yang meresahkan masyarakat di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa maupun di Kecamatan Tanjung Morawa, kabupaten Deli Serdang

Desakan tersebut diungkapkan Wakil Ketua PWRI Sumatera Utara, Edi Saputra yang mengaku telah mendapatkan fakta berupa rekaman vidio atas beroperasinya game zone di sebuah bangunan ruko berlokasi di beberapa Tempat di kelurahan Pekan Tanjung Morawa dan di Kecamatan Tanjung Morawa.

“Kami sangat terkejut dengan fakta di lapangan bahwa di wilayah hukum Polsek Tanjung Morawa tepatnya di sekitar Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, game zone atau judi tembak ikan bebas beroperasi tanpa mendapat tindakan aparat terkait beberapa hari ini,” kata Edi, Senin ( 7/2)

Ia melanjutkan, “semula pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut ada aktivitas perjudian tembak Ikan yang luput dari jangakuan petugas, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat” sambung Edi.

Keresahan warga ditindak lanjuti dengan melakukan investigas dan sweping di lapangan. Faktanya benar di lokasi tersebut beroperasi judi tembak ikan. Dan yang paling meresahkan masyarakat judi tembak ikan di Sekitar Kelurahan Pekan Tanjung Morawa itu terkesan dibiarkan aparatur penegak hukum”

“Kita sangat prihatin terhadap kondisi tersebut, karena kami menilai Aparat Kepolisian wilayah Hukum Tanjung Morawa, khususnya! seperti tutup mata dengan maraknya judi tembak ikan tersebut,” jelas edi

Ia menambahkan, atas dasar pergerakan kemanusiaan pihaknya mengultimatum dan mendesak Aparat Kepolisian segera mengambil tindakan tegas dan memberantas maraknya judi tembak ikan di wilayah Hukum Kecamatan Tanjung Morawa terkhusus di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa tersebut.

Baca Juga  Ini Dia, 5 Drama Korea Genre Action Terbaik Yang Harus Kamu Tonton

Inilah Tanggapan atau kritikan wakil ketua PWRI Sumut, bagi pemerintah kelurahan pekan tanjung morawa, khusus nya di wilayah hukum Polsek kecamatan tanjung morawa.

Tak sampai disini, awak media mencoba meminta tanggapan Polsek Tanjung Morawa, Firdaus Kemit, SH, atas apa yang menjadi kritikan wakil ketua PWRI Sumut melalui pesan singkat whatsapp, beliau mengatakan “siap bang, atensi kita laksanakan penutupan bg”. Ujar kapolsek tanjung morawa yang Gagah dan Berani tersebut, pukul 10.11 wib, senin, 07/februari/2022.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here