Foto bersama, Rektor UISU, Dr. Yanhar, MAP bersama para Pejuang Keadilan

Medan-Wartaindonesiaonline.com. Semangat transformasi dan kolaborasi, semangat kerakyatan, kebangsaan dan keumatan semuanya harus berkolaborasi dengan baik.
Kita harus menjadi pemain tim yang baik, Be a good player, membangun jejaring dengan berbagai elemen kebangsaan, berfikiran terbuka dan bergaul dengan beraneka ragam kelompok dan golongan ini sudah menjadi keharusan dan sebuah keniscayaan dan bukan sebatas retorika.

Semangat transformasi dan kolaborasi, indikasinya luas bergaual dengan semua pihak serta mampu menghadirkan solusi dari berbagai persoalan keumatan. Untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut pada rabu 5 Maret 2022 kami menyambangi dan Silaturahim kerumah kediaman Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin, MAP di Jl. eka Rosa gg Eka Rosa VII no. 24 Kelurahan Gedung Johor Medan.

Sebagaimana diketahui Universitas Islam Sumatera (UISU) adalah universitas swasta tertua di Sumut, yang telah banyak melahirkan pemimpin dan cendikiawan – cendikiawan yang berkualitas di berbagai disiplin ilmu. Silaturahim ini mempererat ukhuwah sekaligus meminta masukan dan buah pikiran yang brilian dari seorang Yanhar.

Senja itu saya dan beberapa teman pejuang keadilan berkesempatan hadir dirumah Pak Yanhar, “Assalamualaikum apa kabar pak Yanhar, “ujar kami serempak menyapa tuan rumah di depan pintu rumahnya.”Waalaikum salam warahmatullah wabarakatuh teman-teman pejuang keadilan,” ujar Yanhar dengan ramahnya, silahkan masuk sambil menyalami kami satu persatu.

Selang berapa lama kami langsung mengutarakan niat kedatangan kami, Alhamdulillah respon Yanhar sangat baik dan terbuka, berbagai persoalan keumatan kami bicarakan, di ujung pertemuan Yanhar memberi wejangan bahwa UISU selain Tri Dharma Perguruan Tinggi, punya satu butir lagi yaitu ” Dakwah Islamiyah,” ujar Yanhar.

“Silahkan teman-teman sampaikan kebutuhan apa yang dapat kita kerjasamakan, UISU punya Pakar Hukum dan politik, Pakar ekonomi, Pakar pertanian segmen apa yang dibutuhkan? Kami punya stok,” ujar Yanhar. “ Yang juga tidak kalah pentingnya sebagai anak bangsa yang mengikuti dinamika perpolitikan setidaknya paham bagaimana cara memenej konflik, memenej isu menjadi rancangan kebijakan yang pro rakyat. Bagaimana mempersiapakan menjadi terdepan, strategi yang tepat dalam menggandeng semua pihak.” Ujarnya lagi.

Baca Juga  Menyambut HUT Basarnas ke 50, Basarnas Medan Laksanakan Donor Darah

“Program-program yang dibuat harus diisi oleh orang-orang yang mumpuni dan memahami tugas dan amanah,” kata Yanhar. Tidak terasa satu setengah jam waktu berlalu dengan cepatnya, berbicara dengan Yanhar banyak wejangan beliau yang akan kami tindak lanjuti,” ujar Pengurus DPW PKS, Ir. Cecep Wiwaha, didampingi Dr. Ahmad Darwis. Pamonoran Siregar, M.Ag, Abdul Aziz, ST dan Isharianto Sinambela. Pertemuan berakhir dengan berkumandanganya azan Maghrib.

Penulis: Abdul Aziz, ST
Pemerhati Sosial dan lingkungan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here