Diskusi Palanta Lapau Bersama Prof. Dr. Djohar Arifin Husin

National, Sumut74 Dilihat
Alamsyah Thoib

Sambil menyeruput secangkir kopi hangat, pagi ini Selasa, 9 Syawal 1443H atau 10 Mei 2022 kami berkumpul di Pos Khupi jalan Karya Wisata bersama Prof. Djohar Arifin ditemani Abdul Aziz, Dr. Cici Wardayani, Anto STIM Sukma, Erman Sofyan dan Eka.

Kami bincang-bincang menyambut kehangatan Idul Fitri 1443 H tahun ini yang beda nuansanya dengan Idul Fitri tahun lalu yang diwarnai kecemasan akan pendemi Covid-19. Semangat Idul Fitri tahun ini begitu luar biasa sambutan masyarakat. Bisa mudik, silaturahim mengunjungi kerabat dan silaturahim tetangga.

Umat Islam di seluruh pelosok tanah air berbahagia dan haru menyambut Syawal ini betapa tidak, kumpul dan berbagi cerita adalah kebahagian tersendiri seperti yang kami rasakan pagi ini, bincang-bincang santai sambilan ngopi.

Memanfaatkan pertemuan pagi ini penulis mengajukan pertanyaan kepada Prof. Djohar Arifin Husin anggota DPR-RI Fraksi Gerindra, ruang lingkup tugas dan mitra kerja Komisi X DPR RI adalah Pendidikan, riset, Olahraga dan Kepariwisataan.

Khusus pendidikan program apa yang sudah, sedang dijalankan serta program ke depannya. Dalam hal ini Djohar menyampaikan, “program yang sudah berjalan adalah; Pertama, Memberikan 30.000 bea siswa kepada anak-anak SD, SMP, SMA, SMK dan Perguruan Tinggi. Diutamakan anak-anak pantai timur, dan mereka tidak mimpi lagi untuk menjadi Sarjana.” ujar beliau.

Baca Juga  Kunjungan Ke Mandailing Natal, Senator H. Muhammmad Nuh Sambangi Beberapa Pesantren,Tokoh-Tokoh dan Banyak Menerima Aduan Masyarakat

“Kedua, Membangun sekolah baru dan merehab fisik-fisik sekolah. Ketiga, Mengangkat tenaga honorer, kita memperjuangkan 2500 setiap kabupaten, kota guru honor untuk diangkat dan sudah disetujui, agar setiap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Kota untuk menyiapkan agar peserta bisa lolos seleksi.” tegasnya lagi.

Ngopi bareng Prof. Djohar Arifin ditemani Abdul Aziz, Dr. Cici Wardayani, Anto STIM Sukma, Erman Sofyan dan Eka.

Program lainnya, membangun perpustakaan bantuan dari Pusat untuk setiap kabupaten, kota secara bertahap dan sudah dimulai.
Insya Allah Langkat tahun ini dan kita menyalurkan buku-buku untuk sekolahnya dari Perpustakkan Nasional.

Harapan kedepannya membangun gedung olahraga di setiap kabupaten kota, pilot project gedung olahraga Binjai.
Saat penulis sampaikan kepada beliau, kami panitia kecil ISMI akan melakukan diskusi bulanan yang di gagas Dr Yanhar Jamaluddin (rektor UISU) Prof. Ilmi Abdulah dan Prof. Pujiati Chalid untuk membuat program-program terutama akan merealisasikan penerbitan buku 100 tokoh Melayu Nusantara.

Djohar Arifin menyambut baik gagasan ini namun perlu selektif untuk memuat tokoh yang diangkat, teliti latar belakang, riwayat dan politiknya. “Harus benar-benar digali dan ditelusuri cari literasi yang akurat,” ujarnya.

Djohar merekomendasi nama-nama yang akan dimasukkan antara lain, Tuan Syech Abdullah Afifuddin, Syech Abdul Rahim, Prof Baharuddin Darus. “Tengku Nurdin sangat layak dimasukkan, beliau sangat fenomenal bahwa keberanian T. Nurdin mengumpulkan Tengku-tengku Serdang di Parbaungan kala itu, dan beliau menyampaikan kepada Markas PKI bahwa satu saja orang Melayu terbunuh, kuhabisi kelen semua”, ujar Nurdin.

“Ini saya sampaikan saat menyampaikan kata-kata takziyah saat beliau wafat, betapa terharunya para takziyah atas keberanian T Nurdin.” ujar beliau lagi.  Sebagai pemerhati sosial dan lingkungan penulis sampaikan kondisi peninggalan sejarah, cagar budaya bahwa istana-istana kesultanan kondisinya sangat memprihatinkan, beliau jelaskan, “bahwa Dirjen Kebudayaan untuk kembali merehabilitasi cagar budaya dan istana – istana bisa dibantu pemerintah dan UNESCO, dengan syarat tempat dan bentuk seperti semula, “jelas Djohar Arifin.

Baca Juga  Klarifikasi Ke Polres Batu Bara, "Terlapor Dijemput Pelapor"

Penulis : Abdul Aziz, ST
Pemerhati sosial dan lingkungan.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Top News