YBM PLN UIW SUMUT Kirim Santri Dhuafa ke Jawa Untuk Dilatih Skil dan Keterampilan

Medan – Alhamdulillah YBM PLN UIW SUMUT melakukan pelepasan Santri RGI A-27, Santri Thursina dan SMK Nurul Barqi, Medan, 13 Juli 2022. Acara pelepasan di mulai di The Crew Hotel, Jl. Bandara Kuala Namu, Tumpatan Nibung, Kec. Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Sebelum diantar ke bandara para santri semuanya dikumpulkan terlebih dahulu untuk diberi pengarahan dan pesan pesan agar semua santri dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik baiknya.

Abdul Rahman selaku koordinator pendamping program pengiriman santri mengatakan ” Semua kegiatan ini bersumber dari dana zakat pegawai PLN yang dipotong gajinya 2,5%, maka untuk itu diharapkan kepada adek adek agar bisa memanfaatkan program ini dengan sungguh sungguh. Raih prestasi dan tetap jaga amal ibadah sehari hari supaya di beri keberkahan oleh Allah swt. Semoga adek adek semangat dan betah ketika mengikuti program ini”. Katanya.

YBM PLN adalah lembaga amil zakat yang mengelola dana zakat pegawai muslim PLN dan disalurkan kepada 8 asnaf zakat sesuai dengan hukum syariat islam. Sementara program yang dijalankan meliputi dari 5 pilar program yang sudah ditetapkan oleh pengurus pusat. Yaitu Pilar Sosial kemanusiaan, Dakwah, pendidikan, Ekonomi dan kesehatan.

Rumah gemilang Indonesia (RGI), Ponpes Thursina, SMK Nurul Barqi merupakan bagian dari pilar program pendidikan. Yang mana program tersebut bertujuan untuk mendidik skil dan keterampilan belajar agar para santri dapat memiliki bekal pengetahuan dan kemandirian dalam menghadapi tantangan dimasa depan. Para santri juga merupakan anak anak kaum dhuafa yang putus sekolah atau tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi. Sampai saat ini ada sekitar 100 anak penerima manfaat dari program ini,Semoga para dapat memperoleh ilmu dan menjadi generasi islam yg sholeh dan sholeha berbakti pada bangsa dan negara.

Baca Juga  Jum’at Berkah; YPI Nurul Iman - Langkat Menggelar Rutinitas Membaca Al-Qur’an Setiap Jum’at Pagi

Reporter: Alamsyah

Komentar