Scroll untuk baca artikel
AkademikFeaturedGubsuOrganisasi

Pelepasan 306 Pengajar Muda Gerakan Sumut Mengajar Oleh Ibunda Hj. Nawal Lubis (Istri Gubernur Sumatera Utara)

657
×

Pelepasan 306 Pengajar Muda Gerakan Sumut Mengajar Oleh Ibunda Hj. Nawal Lubis (Istri Gubernur Sumatera Utara)

Sebarkan artikel ini

Medan – Gerakan Sumut Mengajar, Jumat 13 Januari 2023. Ibunda HJ. Nawal Lubis sekaligus merupakan Istri dari Gubernur Sumatera Utara yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Sumatera Utara ditemani oleh Ibunda Dwi Enda Purnawanti, SS, M.Si selaku Plt. Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara sekaligus Pembina Gerakan Sumut Mengajar melepas sebanyak 306 Relawan Pengajar Muda Gerakan Sumut Mengajar untuk mengabdi di pelosok desa Sumatera Utara pada Pukul 07.30 Wib di Gedung Aula Tengku Rizal Nurdin yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No. 41.

Dalam sambutannya ketika sebelum melakukan pelepasan para Relawan Pengajar Muda Gerakan Sumut Mengajar Ibunda HJ. Nawal Lubis menyampaikan sungguh sangat mulia hati para relawan pengajar muda ini dengan suka rela untuk melakukan kegiatan pengabdian di pelosok desa. Beliau berharap agar seluruh para relawan senantiasa selalu diberikan kesehatan, terus diberikan semangat yang tinggi agar dapat memotivasi serta membawa perubahan dalam dunia pendidikan lebih unggul khususnya anak-anak di Sumatera Utara.

Disambung oleh Ibunda Dwi Enda Purnawanti, SS, M.Si yang menyampaikan teman-teman relawan bukan dihantar ke pelosok desa bukan untuk berekreasi melihat kebun-kebun bunga, melainkan melihat hutan belantara yang masih banyak harus diperbaiki didalamnya. Beliau berpesan kepada para relawan pengajar muda agar menjaga nama baik kerelawanan dan jangan sampai merusak nama baik relawan tersebut dikarenakan perbuatan yang tidak baik.

Selanjutnya, Direktur Gerakan Sumut Mengajar Fauza Qadriah, S.H., M.H. menyampaikan pada harini relawan yang dilepas dan siap untuk terjun ke pelosok desa sebanyak 309 dari 988 relawan yang mendaftar sebagai Relawan Pengajar Muda. Teman-teman Relawan Pengajar Muda akan mengabdi ke pelosok desa yang berada di Kabupaten Pakpak Bharat terdiri dari 55 relawan yang disebar ke 18 Desa di 8 Kecamatan, Kabupaten Simalungun terdiri dari 123 relawan yang disebar ke 27 Desa di 2 Kecamatan, Kabupaten Deli Serdang tepatnya di sekitaran wilayah Sibolangit terdiri dari 26 relawan yang disebar ke 8 Desa di 1 Kecamatan dan yang terakhir Kabupaten Tanah Karo terdiri dari 42 relawan yang disebar ke 11 Desa. Para Relawan Pengajar muda yang mengikuti kegiatan ini merupakan mahasiswa yang berasal dari beberapa kampus di seluruh Indonesia mulai dari USU, UNIMED, UINSU, UIN RIAU, UIN JAKARTA, Univ. Malikul Saleh, UIN Bandung, dan beberapa kampus negeri dan swasta lainnya.

Doc. Pelepasan 306 Pengajar Muda Gerakan Sumut Mengajar Oleh Ibunda HJ. Nawal Lubis

Beliau juga menyampaikan, gerakan ini diinisasi atas kesadaran dari mahasiswa itu sendiri untuk berkontribusi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan amanah dari konstitusi. Dari Kita, Oleh Kita dan Untuk Masyarakat. Sejak Gerakan ini lahir pada tahun 2015 yang pada saat ini telah genap umurnya 7 Tahun tidak ada dibiayai dari donatur tetap dan kita tidak berafiliasi dari partai politik ataupun calon-calon politik manapun kita hanya bergantung kepada Tuhan Yang Maha Esa tempat yang seharusnya kita untuk bersandarkan diri dan meminta ridha serta petunjuknya dalam melaksanakan kegiatan ini. Harapannya gerakan ini terus tumbuh dan berkembang agar dapat memberikan manfaat untuk orang banyak.

Beberapa Relawan Pengajar Muda Gerakan Sumut Mengajar yaitu ihza, aji dan Achmad Ramadhan Nasution memberikan kesan dan pesannya terhadap kegiatan ini yang termotivasi dari nasihat orang tuanya yaitu kita harus sadar hidup dengan apa, apa yang kita dapat dan selama hidup apa yang sudah kita berikan. Saat ini pendidikan menjadi salah satu isu yang memiliki banyak permasalahan, maka diperlukannya peran pemuda yang memiliki rasa empati dan simpati terhadap permasalahan tersebut dan harus memberikan solusi terbiak. Kita sebagai manusia harus menjadi manusia yang terbaik yaitu dapat memberikan manfaat bagi orang lain begitula ucap mereka ketika di wawancarai secara bersamaan.