wartaindonesiaonline.com – Bandung, Dengan dihadiri utusan Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Se-Indonesia agenda muktamar Ke-13 Pemuda Persatuan Islam telah terlaksana dengan penuh hikmat di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung. (10-11/4/2021)

Muktamar kali ini mengangka thema ; “Teladan Pembangun Peradaban” ini merupakan usaha dalam menampilkan kebaikan dalam bermusyawarah, sebagai awal dari terbentuknya sebuah peradaban kebaikan.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat Muktamar ke-13 Pemuda Persatuan Islam hadirkan nakhoda baru Ibrahim Nasrulhaq al-Fahmi yang terpilih secara resmi oleh peserta Muktamar sebagai ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Masa Jihad 2021-2026. Kepemimpinan yang baru ini, menjadi semangat baru dalam menghadirkan keteladanan pembangun peradaban.

Dibawah kepemimpinan Ibrahim Nasrulhaq al-Fahmi, diharapkan Pemuda Persis mampu melaju menjawab tantangan zaman, dan menjadi organisasi kepemudaan yang menyejukkan bagi perjuangan dakwah di Indonesia. Tidak hanya tentang pergantian kepemimpinan, Muktamar ke-13 ini juga melahirkan berbagai produk perjuangan yang baru, untuk semakin menguatkan gerak dan langkah dakwah Pemuda Persis di kancah Nasional hingga Internasional.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda PERSIS Sumatera Utara Joko Imawan yang juga hadir dalam kegiatan Muktamar Ke-13 ini menuturkan bahwa acara muktamar berjalan sukses penuh khidmat dan kekeluargaan.

“Alhamdulillah Muktamar Pemuda PERSIS kali ini telah terlaksana dengan lancar, Ketua Umum sudah terpilih dengan mekanisme Musyawarah Mufakat, menjunjung tinggi etika berorganisasi dan penuh haru, walaupun sebenarnya panitia melalui Kominfo Pemuda PERSIS sudah mempersiapkan system aplikasi pemilihan berupa evoting yang sangat update, namun dengan adab yang tinggi qodarullah semua sepakat untuk melelui musyawarah mufakat. Sebelum masuk pleno pemilihan ketua umum semua komisi juga sudah merampungkan beberapa tugas antara lain, Pertama, kaitan dengan Qaidah Asasi dan Qaidah Dakhili (QA-QD) yang menjadi pondasi dalam perjuangan Pemuda Persis ke depan. Aturan terkait kelembagaan, pembidangan, hingga berbagai pasal dalam QA-QD telah rampung dirumuskan.

Baca Juga  Launching CSR Pertamina Sebagai Komitmen Mitra dalam Memberikan Kebermanfaatan pada Lingkungan

Kedua, di Muktamar ke-13 ini juga menjadi kali pertama hadirnya produk Garis Besar Rencana Jam’iyyah (GBRJ) yang merupakan rangkaian rencana perjuangan hingga 25 tahun ke depan, dan menjawab tantangan-tantangan zaman ke depan. Hal ini didasarkan pada perkembangan zaman yang semakin cepat, dengan berbagai tantangan-tantangan yang juga hadir dengan sangat cepat. Sehingga perlu ada garis-garis perjuangan yang menjadi tonggak gerak dalam menjawabnya. Dalam muktamar kali ini juga pemuda PERSIS merekomendasikan beberapa poin baik yang ditujukan kepada internal PERSIS maupun kepada eksternal termasuk kepada Pemerintah” ujar alumni pesantren at thoyyibah Indonesia tersebut.

Hadir juga dalam pembukaan muktamar Pemuda PERSIS Ke-XIII ini, Ketua Umum PERSIS KH. Aceng Zakaria didampingi para jajaran pengurus, ketua PERSISTRI, Ketua Umum Pemudi PERSIS dan Ketua Umum HIMA PERSIS. (Red-SR)

Tinggalkan Balasan