Wartaindonesiaonline.com – Medan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, memberangkatkan dua delegasinya ke Turki untuk mengikuti “ International Youth Leader Program Chapter Istambul Turtki, “, yang berlangsung pada 16-23 April 2021 di Istambul, Turki.

 

Kedua utusan UIN SU tersebut adalah, Shella Anjeii Astari dan Nurhasanah, yang masing-masing tahfiz 5 juz. Keduanya akan meninggalkan Indonesia pada 15 April 2021 yang akan dilepas oleh Wakil Rektor III, Dr. Nisful Khairi.

 

Shella menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk rasa cinta kepada Allah melalui Alquran, memiliki jiwa social yang tinggi terhadap sesame makhluk hidup dan lingkungan. “Yang utama membangun karakter kepemimpinan yang kuat dalam diri, serta memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri”, kata Shella kepada wartawan, Rabu (14/) di ruang WR III UIN SU.

 

Menurut Shella, selama tujuh hari di Negara Edrogan itu, delegasi UIN Sumut ini akan diisi dengan tour dan penelitian, kemudian mengunjungi museum dan tempat-tempoat bersejarah. Tapi, kata Shella, ada yang istimewa dalam program 2021 ini, yaitu, tahfiz pembacaa Alquran oleh semua delegasi, mulai juz 1 sampai 15. “ Program tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, “ tegas Shella.

 

Rektor UIN Sumut, Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA, melalui WR III, Dr. Nisful Khaoiri, menyambut positif kegiatan ini dan mendukung penuh dua mahasiswanya yang berangkat ke Turki.  Rektor berharap, sepulangnya dari Turki, dua delehasi itu bisa mengembangkan hasilnya di UIN Sumut khususnya, dan masyarakat luas umumnya.

 

“Kita mendukung penuh kegiatan ini, dan mendorong mahasiswa agar lebih banyak lagi yang berpartisipasi pada program tahun mendatang. Ini sangat positif ”, kata Nisful.

Baca Juga  1750 Guru Mengaji, Bilal Mayit, Petugas Kebersihan Kuburan, Guru RA/MDTA Terima Insentif dari Pemko Tanjungbalai

 

Menurut Nisful, Rektor UIN Sumut mendukung seluruh kegiuatan mahasiswa yang positif. Tidak hanya kegiatan yang ada di dalam negeri, tapi juga yang di luar negeri. Paling tidak, masyarakat luar negeri lebih bisa memahami keberadaan UIN SU melalui delegasi yang diutusnya. “ Rektor tetap komit untuk membantu semua kegiatan mahasiswa yang positif,” jelas Nisful. tar

Tinggalkan Balasan