Paluta- Wartaindonesiaonline.com- Persoalan masyarakat empat desa: Padanggarugur, Simaninggir, Batu Mamak dan Batu Pulut, dengan seorang pengusaha Galian C asal Medan Paraduan Siregar, yang sejak Februari 2020 terus menuai masalah, akhirnya mendapat titik terang, karena upaya masyarakat yang gigih menolak tambang tersebut terus menjadi sorotan publik, Akhirnya Komisi A DPRD Sumut ikut turun tangan.

Masyarakat di empat desa ini menolak kehadiran Galian C itu karena dianggap akan merusak lahan persawahan dan perkebunan sawit di desa tersebut. Kendati ditolak masyarakat, pengusaha PS tetap kukuh melanjutkan usahanya dengan alasan telah mendapat izin dari Pemprovsu. Karena aksi penolakan tersebut  beberapa kali masyarakat tersangkut masalah hukum dengan Kepolisian Tapanuli Selatan, antara lain status tersangka tentang blokade jalan menuju Galian C oleh masyarakat, kemudian baru- baru ini belasan masyarakat kembali dijadikan tersangka terkait pengerusakan 3 unit Colt Diesel dan exavator milik sang pengusaha.

Berdasarkan Surat dari DPRD Provinsi Sumatera Utara No. 1349/18/Sekr, Komisi A DPRD Sumut memanggil pihak pengusaha Galian C dan perwakilan masyarakat 4 Desa di kecamatan Batang Onang tersebut agar menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Prov. SU juga dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara, bertempat di ruangan Komisi A, Pukul 14.00 Jum’at, 18 Juni 2021.

Masyarakat 4 Desa di Kecamatan Batang Onang menyambut baik RDP ini, dan bersiap untuk memenuhi panggilan dari Komisi A DPRD Sumut tersebut.

“Alhamdulillah permohonan kami di kabulkan untuk RDP oleh Bapak DPRD, dan suratnya telah kami terima, ini kami sedang mempersiapkan berkas- berkas untuk Rapat Dengar Pendapat Jumat mendatang” ujar Ali amat tokoh masyarakat Desa Padang Garugur.

Baca Juga  Puluhan Peserta Kaligrafi meriahkan Lomba MTQ Ke-54 Tingkat Kecamatan Datuk Bandar Timur

Surat dari DPRD Sumut ini juga ditembuskan ke Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Padang Lawas Utara. (Red/ wan)

Tinggalkan Balasan