Deliserdang- Wartaindonesiaonline.com- Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Bersih (AMSUB) sangat mengapresiasi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein yang telah melakukan mediasi perdamaian antara Anggota DPRD Deliserdang berinisial UMP dan Staf Bagian Umum DPRD Deliserdang Awal Kurniawan, pada Senin (5/7) kemarin.

Mediasi perdamaian itu, terkait pengerusakan ruangan Kabag hukum DPRD Deliserdang dan pengancaman terhadap Awal Kurniawan. Di mana UMP telah ditetapkan sebagai tersangka di Polresta Deliserdang.

“Di sini jelas terlihat bahwa Sekda Darwin tidak ikhlas kalau tersangka UMP ditindak sesuai hukum yang disangkakan kepada dirinya dan sangat disayangkan perlakuan Sekda ini tidak mencerminkan dalam mendukung amanah dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan perilaku premanisme,” ujar Ketua AMSUB Apri Budi kepada wartawan, Selasa (6/7).

Menurutnya, sah-sah saja untuk melakukan perdamaian, di mana dalam kasus ini ada tiga orang yang melakukan pelaporan, namun dalam perdamaian hanya dilakukan dua orang. Sementara, satu korban pengancaman lagi tidak ikut, karena merasa dalam perdamaian tersebut hak-haknya tidak terlindungi sebagai korban.

“Jadi ini seperti proses perdamaian gantung yang hanya menyenangkan Sekda semata, namun demikian proses hukum harus tetap berjalan dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Apri Budi.

Dalam hal ini, lanjutnya, AMSUB melihat dari awal kejadian pengerusakan sampai pada proses ditetapkannya UMP menjadi tersangka, dinamika di Deliserdang menjadi tinggi. Terbukti dalam proses laporan pada 11-18 Juni 2021, belum juga ada pemeriksaan saksi-saksi dari rangkaian kasus tersebut.

“Ini mengisyaratkan, semakin membuat saya ingin terus mencari kebenaran apa yang ada di dalam skenario Sekda tersebut, yang memiliki seorang pimpinan, yakni Bupati Deliserdang. Apakah hal ini ada dugaan untuk saling melindungi di antara mereka,” ungkapnya.

Baca Juga  Muktamar Pemuda PERSIS Ke-13 Tidak Hanya Tentang Pergantian Kepemimpinan, Namun Melahirkan Berbagai Produk Perjuangan yang Baru

Apri Budi berharap kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menegur Bupati dan Sekda Deliserdang yang terlihat melindungi perbuatan perilaku premanisme. “Padahal sangat jelas amanat yang disampaikan oleh Presiden RI untuk memberantas perilaku premanisme di negara ini,” pungkasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Sekda Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein belum memberikan keterangan resmi. Nomor teleponnya bahkan tidak aktif. (*edi s)

Tinggalkan Balasan