Warta Indonesia – Tanjungbalai, Kepala Lingkungan merupakan unsur perwakilan pemerintahan ditingkat paling bawah yang langsung bersentuhan dengan warga ataupun masyarakatnya dilingkungan tersebut. Dalam melaksanakan tugas dan kerjanya ditengah-tengah masyarakat Kepala lingkungan merupakan garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai persoalan seta perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itulah diperlukan sosok Kepala lingkungan yang aspiratif, mengayomi hingga mempunyai kharisma dan kepemimpinan dalam menduduki jabatan kepling supaya berhasil menjalankan visi dan misi pemerintah Kota Tanjungbalai dan dekat dengan warganya.

Pelantikan seluruh kepling se-Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai yang dilaksanakan pada hari Senin malam Selasa 3 Januari 2022 pukul 21.00 Wib yang bertempat di Aula Kecamatan Datuk Bandar Jalan Sudirman km 5 Tanjungbalai terkesan ditutup-tutupi dan menghindari dari warga dan masyarakat yang ingin melihat serta mengetahui proses pelantikan tersebut.
Seperti yang dikatakan ibu Ida pemilik warung kopi di Kelurahan Gading, “kenapa pelantikan kepling harus dilaksanakan malam hari”? tanya ida kepada seorang warga yang juga merupakan sama-sama tinggal di Kelurahan Gading. “seperti tak ada saja waktu lain, “tuturnya.
Lain lagi pendapat dan komentar warga yang berhenti saat melintasi jalan Pendudikan persis di samping kantor kecamatan Datuk Bsndar mengatakan, “saya heran, kok ada ramai-ramai dikantor Kecamatan Datuk Bandar malam-malam begini, tutur Faisal.
Dalam pantauan wartawan dilokasi pelantikan, bahwa yang hadir pada pelantikan kepling tersebut yaitu, lurah masing-masing kelurahan yang ada se-kecamatan Datuk Bandar seperti lurah Sijambi, Lurah Gading, Lurah Pantai Johor, Lurah Sirantau dan Perwakilan Lurah Pahang, para kepala lingkungan yang akan dilantik, Camat dan beberapa ASN Kecamatan. Sedangkan para undangan seperti tokoh masyarakat baik tokoh kecamatan maupun kelurahan, ormas, okp dan beberapa masyarakat juga tidak nampak di aula tersebut.

Baca Juga  "Muhazzir siagian putra kabupaten asahan pimpin DPD GEMURA SUMUT"

Sebagaimana diketahui bahwa dibeberapa kelurahan yang ada di wilayah kecamatan, ada dua atau tiga orang yang memasukkan lamarannya sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 39 Tahun 2021, syarat dan kelengkapan berkas telah dipenuhi dan dipatuhi para calon, namun, tetapi lurah tetap merekom kan hanya satu orang tiap tiap lingkungan yang di usulkan kepada Camat, sehingga tidak ada lagi seleksi tingkat kecamatan. (AES)

Tinggalkan Balasan